Senin, 26 Januari 2015

rangkaian genset

              Rangkaian Genset atau tepatnya rangkaian ATS genset ini merupakan suatu rangkaian yang akan secara otomatis dapat memindahkan sumber tegangan dari PLN menuju ke generator apabila telah terjadi pemutusan atau putusnya sumber tegangan dari PLN. Apabila kita memiliki catu daya lebih dari satu, serta pula memiliki back up power seperti menggunakan sumber dari PLN atau memiliki back up oleh generator penggerak bensin atau diesel, maka tentu saja kita harus secara bergantian dalam menggunakan kedua sumber tersebut. Biasanya dapat menggunakan handle cam switch atau bisa pula change over switch (COS) untuk melakukan pergantian tersebut.
                 Namun dalam perkembangannya, dalam dunia elektrikal dewasa ini memang akhirnya dapat membuat beberapa kemudahan, seperti automatic yang lazim disebut dengan auto transfer switch atau ATS yang memiliki fungsi secara automatic dalam memindahkan daya sesuai dengan kebutuhan dengan tanpa harus menggunakan rangkaian genset terutama ATS genset. Selain itu, rangkaian ini juga dapat ditambahkan dengan AMF atau Automatic Main Failure yang biasanya digunakan dalam mengontrol kendali terhadap generator back up yang biasa diberikan untuk memberikan perintah hidup atau pun mati pada mesin generator tersebut.

Gambar Skema Rangkaian Genset

Rangkaian Genset
                 Di dalam rangkaian ATS tersebut biasanya pula dibedakan atas kapasitas daya yang memang dibutuhkan, atau Phasa serta pula Ampere yang melalui panel tersebut. Untuk membuat rangkaian ini tidak lah terlalu susah, terlebih lagi bagi yang memiliki dasar-dasar mekanik dan juga elektronika. Akan tetapi, pada dasarnya dalam membuat rangkaian genset tentu memerlukan penalaran logika matematika dalam merangkai bebrapa alat, seperti timer, relay, bahkan pula kontraktor. Dan biasanya alat tersebut merupakan alat seperti pemutus hubungan atau saklar.
Fungsi dari rangkaian ini sebenarnya sangatlah sederhana dan juga begitu simpel, rangkaian tersebut akan bekerja pada saat sumber listrik dari PLN mati atau mengalami masalah, sehingga membuat genset akan aktif atau hidup. Dan ATS inilah yang nantinya menyalakan listrik tersebut, sama halnya apabila sumber listrik dari PLN kembali menyala maka mesin ATS tersebut akan mematikan generator dan kembali menghidupkan lagi listrik dari aliran PLN.
               Demikian ulasan mengenai rangkaian genset, semoga dapat menambah informasi bagi Anda

rangkaian mesin motor



              Rangkaian Mesin Motor, pastinya adalah hal yang perlu diketahui oleh para penggemar otomotif terutama pencinta kendaraan motor. Seperti kita ketahui jika sepeda motor memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari untuk transportasi. Ada beberapa keunggulan dari sepeda motor seperti pengendara lebih cepat sampai tentu sangat bermanfat bagi Anda. Di Indonesia, ada beberapa merk dari produsen otomotif mulai dari Asia seperti Jepang dan India hingga Eropa dan Amerika yang pada dasarnya menghasilkan produk yang menggunakan prinsip sama. Adapun prinsip dan juga sistem kerja pada rangkaian ini sendiri memiliki 2 cara yaitu 2 stroke atau 2 tak dan juga 4 stroke atau 4 tak.

Gambar Skema Rangkaian Mesin Motor

Rangkaian Mesin Motor
                   Pada dasarnya ada 3 komponen penting dalam rangkaian mesin motor yang sangat mendukung jalannya kontruksi mesin motor. Bagian yang berada di paling atas dari kontruksi mesin adalah kepala silinder. Kepala silinderini memiliki fungsi sebagai penutup atau pelindung dari lubang silinder di bagian blok silinder yang juga bertugas untuk menjaga komponen lainnya yang pastinya memiliki peranan tidak kalah penting di dalam rangkaian mesin motor tersebut. Silinder ini biasanya menggunakan bahan aluminium yang akan bertumpu di blok silinder yang digabungkan dengan baut. Pada kedua bagian ini akan dipasang paking atau gasket yang bertujuan untuk menutup ruang bakar saat melakukan kompresi. Biasanya juga terdapat perbedaan untuk mesin 2 tak dan 4 tak.
Untuk bagian kepala silinder 2 tak memiliki bentuk kontruksi lebih sederhana dibanding mesin 4 tak.
                     Bagian terpenting kedua adalah blok silinder yang terletak diantara kepala silinder dan juga bak engkol. Pada bagian tengah blok silinder ada lubang piston untuk melakukan kerja pada mesin. Nah, biasanya blog silinder ini akan diletakkan pelapis logam khusus yang berfungsi untuk mengurangi tingkat keausan yang disebabkan gesekan dengan bagian piston serta piston ring. Ketiga adalah bagian poros engkol yang terletak pada bagian paling bawah di kontruksi mesin. Pada bagian bak engkol tersebut ada rangkaian mesin motor yang dibuat secara komplit.
               Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian mesin motor, semoga artikel rangkaian ini nantinya dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua.

rangkaian laser

                Rangkaian laser memang sangat berguna untuk keamanan lingkungan. Seperti kita ketahui jika menjaga keamanan lingkungan adalah kewajiban setiap warga. Setiap warga berkewajiban menjaga lingkungannya dari upaya pihak-pihak pengacau lingkungan seperti pencuri dan perampok. Pada dasarnya menjaga keamanan lingkungan itu penting karena dengan rasa aman akan membuat keadaan warga dan sekitarnya menjadi tenteram serta hidup akan terasa nyaman. Keadaan akan berbalik apabila keadaan lingkungan sudah tidak aman, pastinya kehidupan juga akan menjadi kacau.
                    Pada dasarnya, alat pengamanan lingkungan yang berbasis Photodiode atau laser dapat digunakan untuk memberikan alarm peringatan ketika seseorang melewati kawasan yang dilindungi. Jadi, rangkaian ini tetap siaga melalui sinar laser atau sinar infra merah yang difokuskan pada Photodiode tersebut. pada saat sorotan sinar terganggu, nantinya alarm akan terpicu sehingga memberikan sinyal kepada alarm. Rangkaian laser memang sangat berguna apalagi untuk pengamanan ruangan seperti museum atau barang lainnya. Pencuri yang selalu mematikan lampu ketika mencuri pastinya dapat dideteksi oleh rangkaian ini. tentunya pencuri tidak akan menduga hal yang semacam ini.

Gambar Skema Rangkaian Laser

Rangkaian Laser
                  Rangkaian ini menggunakan Photodiode PN dalam modus reverse bias untuk mendeteksi intensitas cahaya. Keberadaan Laser atau sinar infra merah nantinya akan membuat Photodiode bekerja dan memberikan bias dasar ke T1. Transistor T1 NPN bekerja dan mengambil reset pin 4 dari IC1. Sebagai tambahan, IC1 adalah kabel sebagai osilator astable menggunakan R3, C3 dan VR1. Osiliator astabil hanya beroperasi ketika pin menjadi tinggi. Pada saat sorotan Laser atau infra merah istirahat, seluruh Photodiode akan berhenti dan T1 mati. Pada saat bersamaan, tegangan kolektor T1 kemudian naik dan memungkinkan IC1. Sedangkan pulsa output dari IC1 mengemudikan nada speaker sehingga alarm akan dihasilkan. Pada saat bersamaan, pemancar infra merah dapat memancarkan sinar inframerah hingga 5 meter jika LED IR Infrared diapit tabung hitam.
                  Nah, sudah jelas kan rangkaian untuk keamanan di lingkungan Anda? Semoga tips mengenai rangkaian laser diatas bermanfaat bagi Anda.

rangkaian adaptor

            Rangkaian adaptor memiliki pengertian sebagai sebuah rangkaian yang berguna untuk mengubah tegangan AC menjadi DC. Biasanya rangkaian ini menjadi sebuah alternatif pengganti dari tegangan DC. Salah satu contohnya, yaitu baterai dan accumulator. Adaptor juga banyak digunakan pada amplifier, radio, pesawat televisi mini, serta perangkat elektronik lainnya. Kalau dibandingkan dengan rangkaian lain, sebenarnya rangkaian adaptor merupakan rangkaian yang lebih praktis dan tidak terlalu besar. Karena itulah rangkaian adaptor lebih mudah dipakai oleh semua orang. Sehingga dengan menggunakan rangkaian adaptor, akan banyak sekali keuntungan yang akan anda dapatkan. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut mengenai kelebihan yang terdapat pada rangkaian adaptor.
Rangkaian Adaptor

Gambar Skema Rangkaian Adaptor

           Beberapa kelebihan yang dimiliki rangkaian adaptor, misalnya, ketika menggunakan baterai baru atau accumulator akan menjadi lebih praktis untuk dihubungkan. Hal tersebut karena adaptor bisa diambil dari sumber tegangan AC yang berada pada rumah kita masing-masing. Dimana pada setiap rumah, saat ini telah memiliki aliran listrik. Tidak hanya itu saja, rangkaian adaptor juga masih memiliki kelebihan yang lainnya. Misalnya saja, rangkaian adaptor memiliki jangka waktu yang lebih lama. Tetapi hal tersebut baru bisa terjadi asalkan terdapat tegangan AC. Karena tegangan AC ini akan menjadi sebuah kebutuhan primer yang akan selalu dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Selain dua kelebihan yang disebutkan tadi, rangkaian adaptor juga masih memiliki kelebihan-kelebihan yang lainnya.
               Rangkaian adaptor sendiri memiliki beberapa bagian. Yang pertama ada bagian input yang terdiri dari jack dan kabel input. Kemudian yang kedua ada bagian penurun tegangan, yaitu bagian yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC menjadi tegangan yang lebih kecil. Selanjutnya, ada bagian penyearah. Pada bagian ini berfungsi untuk menghilangkan tegangan AC yang masih lewat. Lalu keempat terdapat bagian output yang berfungsi sebagai keluaran berupa DC. Besar keluaran DC ini sesuai dengan tegangan output pada trafo step down yang diatur oleh rotary switch sesuai yang diinginkan.
               Sekian dahulu sedikit ulasan mengenai rangkaian adaptor. Semoga bahasan mengenai rangkaian adaptor ini dapat berguna bagi anda semua.

rangkaian flip-flop

             Rangkaian flip-flop adalah rangkaian yang memakai trigger, yang akan menghasilkan angka logic berupa 1 dan 0 disaat keluarnya. Keadaan ini diakibatkan karena salah satu atau dari kedua angka tersebut dimasukkan. Kapasitasnya sendiri adalah satu bit. Tetapi hal tersebut hanya berlaku ketika salah satu dari daya mereka masing-masing terhubung ataupun terpasang. Jika dibandingkan dengan fungsi dari gerbang logic dasar serta kombinasi, sudah pasti jauh berbeda. Ini karena keluaran dari flip flop sering menggantung di keadaan awal. Keadaan ini bisa juga menjadi kondisi memori atau tidak berubah keluarannya. Ini bisa menjadi penyebab kenapa flip flop sering dipakai untuk elemen memori.

Gambar Skema Rangkaian Flip Flop

Rangkaian Flip Flop
            Prinsip kerja dari rangkaian ini dapat dibandingkan dengan prinsip kerja dari transistor sebagai saklar. Ini karena keduanya memiliki prinsip kerja yang hampir sama. Yakni, ketika rangkaian diberi tegangan, maka salah satu dari kondisi transistornya menjadi hidup. Keadaan ini pula memiliki ketergantungan kepada kapasitor yang turut memiliki ketinggian muatan yang lebih jika dibandingkan dengan komponen lainnya. Lebih rinci lagi mengenai prinsip kerja rangkaian flip flop adalah, kapasitor yang ketinggian muatannya lebih akan menyebabkan lepasnya muatan listrik terlebih dahulu setelah itu barulah terjadi hubungan antara kaki transistor dengan kapasitor yang kondisinya sekarang on. Anda dapat mengubah memori yang terdapat pada flip flop, tetapi anda harus memberikan clock pada masukannya.
           Rangkaian dasar yang berupa latch yang akan menjadi sebuah penyusun dari flip flop. Jenis latch yang digunakan merupakan jenis RS. Jenis latch tersebut biasa digunakan karena bisa dibentuk di gerbang logic NOR dan NAND. Hal tersebut berbeda dengan fungsi awal yang bergantung dengan kondisi tertentu. Keadaan tersebut juga yang mengakibatkan keluaran tidak berubah. Jika latch di kedua kaki memiliki logic 0, maka akan menyebabkan keluaran flip flop tidak berubah atau sama seperti dengan keadaan semula. Tetapi jika sebaliknya yang terjadi, maka akan menyebabkan keluaran dari flip flop tidak bisa ditentukan.
            Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian flip flop, semoga artikel rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua.

rangkaian alarm sentuh

           Rangkaian alarm sentuh merupakan sebuah alarm yang memiliki banyak sekali fungsi dan manfaat bagi kehidupan sehari-hari manusia. Biasanya alarm ini digunakan sebagai sebuah tanda akan suatu hal. Bisa menjadi sebuah bel pintu, alarm di sebuah tempat, alarm untuk jam kerja atau belajar, alarm maling, dan lain sebagainya. Rangkaian alarm sentuh akan menjadi sebuah alarm yang dapat bekerja serta efektif. Ini karena rangkaian alarm sentuh bekerja melalui sentuhan. Yang pastinya, rangkaian alarm sentuh akan berbeda dengan rangkaian alarm lainnya yang pernah anda ketahui. Meskipun begitu, rangkaian alarm sentuh ini juga memiliki kesamaan dengan rangkaian alarm lainnya yaitu dapat menghasilkan musik atau melodi ketika disentuh.

          Cara kerja dari rangkaian alarm sentuh antara lain, yakni ketika tangan anda meraba titik sentuh, maka rangkaian akan menghasilkan suara musik pada speaker piezo. Kalau anda ingin membuat rangkaian alarm sentuh, tidak perlu bingung dengan bahan karena rangkaian ini menggunakan komponen dalam jumlah yang tidak banyak. Cocok sekali untuk anda yang masih pemula dalam urusan merangkai komponen elektronika. Rangkaian alarm sentuh ini dijamin dapat meningkatkan pengalaman anda di bidang elektronika. Dalam kisaran normal, speaker tidak akan bekerja ketika ditekan. Tetapi berbeda dengan titik A pada Q1 dan Q2 yang akan mengalir dan bekerja. Kalau anda merasa bingung, anda bisa mencoba mencari bagan dari rangkaian alarm sentuh ini.
Gambar Skema Rangkaian Alarm Sentuh


Rangkaian Alarm Sentuh
Rangkaian Alarm Sentuh

            Seperti yang sudah diketahui, rangkaian alarm sentuh ini memiliki banyak sekali kegunaan. Rangkaian alarm sentuh tidak hanya dirakit sebagai mainan. Tetapi juga dapat dikonversi menjadi sebuah alat untuk memperingatkan orang-orang akan sesuatu. Salah satu ide unik dengan menggunakan rangkaian alarm sentuh adalah dengan menggunakannya sebagai tanda seseorang masuk ke dalam sebuah ruangan. Anda tinggal menyesuaikan dengan gaya tali di kenop pintu. Nantinya anda akan tahu ketika ada orang yang masuk ke dalam ruangan. Dengan begitu keamanan pun menjadi lebih meningkat. Selain itu, rangkaian alarm sentuh masih bisa dimanfaatkan oleh banyak hal lainnya.

         Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian alarm sentuh, semoga artikel rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua.

rangkaian anti maling

         Rangkaian anti maling merupakan alat multifungsi yang bisa mengamankan kendaraan dan barang berharga Anda lainnya. Rangkaian yang menggunakan radio FM kontrol ini bisa digunakan juga sebagai anti pencurian yang bisa dipasang di kendaraan apapun yang pastinya mempunyai sistem suplai DC sebesar 6 hingga 12 volt. Tentu saja rangkaian ini bisa dipasang di kendaraan seperti motor atau mobil yang akan memberikan peringatan dini ketika kendaraan Anda akan dicuri. Untuk mencegah pencurian kendaraan bermotor yang bisa saja menimpa Anda, tentunya Anda harus lebih cerdas dari para maling. Sebagai antisipasi, Anda disarankan mengunakan atau memasang perangkat keamanan kendaraan bermotor berupa rangkaian alarm anti maling ini yang bisa membantu anda.

Gambar Skema Rangkaian Anti Maling

Rangkaian Anti Maling  
          Di dalam rangkaian ini, digunakan komponen unit receiver CXA1019 dimana komponen IC tunggal menggunakan modul radio FM yang pastinya bisa anda temukan di toko-toko elektronika tersebut. Pastikan rangkaian tersebut disetting ke frekuensi transmitter. Pada saat pemancar dan juga sinyal yang diterima oleh rangkaian radio FM pastinya akan ada suara mendesis di output penerima. Ketika di rangkaian anti maling ini, transistor T2 atau BC548 tidak aktif, tentu saja ini bisa membuat komponen transistor T3 relay driver mendapatkan basis maju yang akan dibiaskan melalui komponen resistor 10k R5 dan juga komponen relay akan memperoleh energi.
           Pada saat kendaraan Anda didatangi oleh pencuri yang mencoba untuk mencuri kendaraan Anda selama beberapa meter, akan terjadi sebuah kontak antara kendaraan dengan rangkaian radio yang merupakan sebuah pemancar untuk mengaktifkan alarm yang dipasang di dalam kendaraan anda. Dari desis sinyal AC tersebut akan digabungkan agar relay beralih ke rangkaian dengan melalui audio transformator. Nah, sinyal AC yang telah diperbaiki dan juga disaring oleh komponen dioda D1 dan juga komponen kapasitor C8 serta komponen tegangan DC positif tersebut akan membias ke arah komponen transistor T2. Pabila transistor T2 aktif, itu akan menarik basis transistor relay T3 ke permukaan. Dan tentu saja relay akan aktif dan alarm akan terhubung melalui komponen relay N / C sehingga rangkaian anti maling atau alarm akan langsung berbunyi meskipun pencuri merusak kabel tersebut.
           Demikian penjelasan tentang rangkaian anti maling, semoga artikel rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua.